Banjarnegara — Sosok Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, kembali menarik perhatian. Setelah dikenal luas sebagai salah satu kepala desa dengan gaya nyentrik yang kerap viral di media sosial, Hoho kini mulai memasuki dunia yang berbeda, yakni hobi merpati kolong bebas.
Tidak hanya sekadar ikut menikmati hobi, Hoho Alkaf mengambil langkah lebih jauh dengan mendirikan sebuah lapak merpati kolong bebas di tanah kelahirannya, Desa Purwasaba, Banjarnegara. Lapak tersebut diberi nama Lapak Kolong Nusantara.
Kehadiran lapak ini menjadi salah satu perkembangan menarik bagi komunitas merpati kolong bebas di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya.
Siapa Kades Hoho Alkaf?
Nama Hoho Alkaf sebenarnya bukanlah nama baru di dunia media sosial. Sosok yang memiliki nama lengkap Welas Yuni Nugroho ini merupakan Kepala Desa Purwasaba dan diketahui telah menjabat sejak 2019. Profil pribadinya juga menyebut dirinya sebagai kepala desa yang mendorong transparansi, inovasi serta pemberdayaan masyarakat.
Popularitas Hoho semakin meningkat karena gaya penampilannya yang berbeda dari kebanyakan kepala desa. Tato yang menghiasi tubuhnya serta gaya berpakaian yang khas membuat sosoknya mudah dikenali.
Sejumlah media bahkan menyebut Hoho sebagai Kades nyentrik atau Kades bertato yang viral di media sosial. Pada 2025, sejumlah pemberitaan menyoroti kiprahnya sebagai kepala desa sekaligus aktivitasnya di media sosial.
Kehadirannya di media sosial juga membuat berbagai aktivitasnya bersama masyarakat maupun kegiatan desa mendapatkan perhatian luas.
Namun, di balik penampilan yang menjadi ciri khas tersebut, Hoho juga beberapa kali diberitakan mengenai aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Purwasaba. Sebuah kajian mengenai kepemimpinannya bahkan mencatat adanya perhatian terhadap kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, BUMDes dan pengembangan desa wisata.
Dari Kepala Desa Viral Kini Masuk Dunia Merpati Kolong Bebas
Kini, perhatian terhadap Hoho Alkaf kembali muncul dari dunia merpati kolong bebas.
Hobi yang selama ini memiliki komunitas kuat di berbagai daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek hingga wilayah lainnya tersebut mulai mendapat tempat baru di Banjarnegara.
Hoho tidak berhenti sebagai penghobi. Ia justru mengambil langkah untuk menghadirkan sebuah tempat yang dapat menjadi wadah bagi para penggemar merpati kolong bebas di wilayah Banjarnegara.
Tempat tersebut adalah Lapak Kolong Nusantara, yang berada di Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.


5
Kehadiran lapak ini tentu menarik perhatian karena Banjarnegara selama ini belum menjadi salah satu daerah yang paling dikenal sebagai pusat penyelenggaraan lomba merpati kolong meja berskala besar.
Dengan adanya Lapak Kolong Nusantara, Purwasaba berpotensi menjadi salah satu titik baru berkumpulnya para pemain, joki, pemilik burung dan komunitas merpati kolong bebas dari berbagai daerah.
Lapak Kolong Nusantara, Wadah Baru di Banjarnegara
Konsep lapak dalam dunia merpati kolong bebas bukan sekadar tempat perlombaan.
Lapak menjadi tempat bertemunya berbagai elemen dalam hobi ini, mulai dari pemilik burung, joki, penggeber, komunitas, hingga penonton dan pecinta merpati.
Karena itu, berdirinya Lapak Kolong Nusantara di Purwasaba dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan lebih luas olahraga/hobi merpati kolong bebas kepada masyarakat Banjarnegara.
Apalagi lokasi Purwasaba berada di wilayah pedesaan dengan hamparan persawahan yang secara visual juga sangat identik dengan karakter arena merpati kolong bebas.
Dari foto yang dibagikan, kawasan lapak terlihat berada di tengah area persawahan dengan arena kolong yang telah dipersiapkan. Identitas Lapak Kolong Nusantara juga terlihat menjadi bagian utama dari konsep tempat tersebut.
Kades Hoho Cup 1 Siap Menjadi Event Perdana
Tidak berhenti pada pembangunan lapak, gebrakan berikutnya juga sudah disiapkan.
Kades Hoho Cup 1 akan menjadi salah satu event perdana yang digelar di Lapak Kolong Nusantara, Purwasaba.
Berdasarkan poster event yang dibagikan, perlombaan tersebut mengusung tema:
LOMBA MERPATI TINGGI KOLONG BEBAS – EVENT SETARA FEROZA
Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada:
📅 Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026
📍 Lapak Kolong Nusantara, Purwasaba, Banjarnegara
Poster juga mencantumkan tagline dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, dengan tema:
“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Dengan membawa nama Kades Hoho Cup 1, event ini sekaligus menjadi perkenalan besar bagi Lapak Kolong Nusantara kepada komunitas merpati kolong bebas.
Hadiah Menarik dan Konsep Event Setara Feroza
Salah satu daya tarik utama dari event perdana tersebut adalah konsep hadiah yang ditawarkan.
Pada poster resmi yang Anda kirim, tercantum hadiah:
- 🏆 Juara 1: Rp25.000.000
- 🥈 Juara 2: Rp10.000.000
- 🥉 Juara 3: Rp4.000.000
- 🏆 Juara 4: Rp2.000.000
- 🎖️ Juara 5–10: Uang pembinaan
Selain itu, pada bagian event juga dicantumkan BOB (Best of the Best) yang dijadwalkan pada Sabtu dengan tiket Rp300.000.
Poster menggunakan tema Feroza sebagai identitas utama event. Karena itu, event ini dipromosikan dengan konsep “Event Setara Feroza”.
Hal tersebut tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain yang ingin menguji kualitas burungnya di arena baru.
Tidak Hanya Pemain Banjarnegara
Dengan nama dan konsep yang dibawa, Kades Hoho Cup 1 berpotensi menarik peserta dari luar Banjarnegara.
Dunia merpati kolong bebas sendiri memiliki jaringan komunitas yang cukup luas. Dalam sejarah perkembangannya, berbagai lapak di Jawa telah menjadi tempat lahirnya banyak player dan event besar dengan peserta dari berbagai daerah.
Karena itu, berdirinya Lapak Kolong Nusantara di Purwasaba bisa menjadi kesempatan bagi pemain lokal untuk berinteraksi langsung dengan komunitas dari daerah lain.
Bagi pemain Banjarnegara, kehadiran lapak tersebut juga membuat mereka tidak selalu harus pergi jauh ke daerah lain untuk mengikuti event merpati kolong bebas.
Dari Hobi Menjadi Potensi Ekonomi Lokal
Menariknya, kehadiran Lapak Kolong Nusantara tidak hanya berbicara mengenai perlombaan.
Jika event-event di lapak tersebut dapat berlangsung secara rutin, kegiatan ini berpotensi ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Peserta dari luar daerah tentunya membutuhkan berbagai kebutuhan selama mengikuti perlombaan, mulai dari transportasi, konsumsi, penginapan hingga kebutuhan lainnya.
Hal tersebut dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar Purwasaba.
Di sisi lain, semakin banyaknya event juga dapat membuat nama Purwasaba dan Banjarnegara lebih dikenal di kalangan komunitas merpati kolong bebas nasional.
Kades Hoho Membawa Warna Baru
Terjunnya Hoho Alkaf ke dunia merpati kolong bebas menjadi sesuatu yang cukup menarik.
Sosok yang selama ini dikenal masyarakat melalui aktivitas pemerintahan desa dan konten media sosial kini mulai memiliki hubungan yang lebih dekat dengan komunitas penghobi merpati.
Jika selama ini Hoho dikenal sebagai Kades Hoho, ke depan bukan tidak mungkin namanya juga semakin dikenal di kalangan penghobi sebagai salah satu tokoh yang ikut mendorong perkembangan merpati kolong bebas di Banjarnegara.
Apalagi langkah yang diambil bukan hanya membeli atau memelihara burung, tetapi juga menghadirkan sebuah lapak sebagai tempat berkumpulnya komunitas.
Menanti Gebrakan Perdana Lapak Kolong Nusantara
Event Kades Hoho Cup 1 pada 29–30 Agustus 2026 akhirnya akan menjadi momentum penting untuk melihat bagaimana kiprah baru Hoho Alkaf di dunia merpati kolong bebas.
Apakah Lapak Kolong Nusantara nantinya mampu menjadi salah satu lapak yang diperhitungkan di Jawa Tengah?
Jawabannya tentu akan terlihat dari perjalanan event demi event yang digelar ke depan.
Yang jelas, hadirnya lapak baru di Purwasaba memberikan warna baru bagi perkembangan merpati kolong bebas di Banjarnegara.
Bagi para penghobi, joki dan pemain merpati kolong bebas, Kades Hoho Cup 1 menjadi kesempatan pertama untuk merasakan langsung atmosfer perlombaan di Lapak Kolong Nusantara.
Dari seorang kepala desa yang viral karena gaya dan aktivitasnya di media sosial, kini Hoho Alkaf mencoba membuat cerita baru melalui dunia merpati kolong bebas.
Dan semuanya akan dimulai dari Purwasaba, Banjarnegara.
📌 DATA EVENT
Nama: Kades Hoho Cup 1
Jenis: Lomba Merpati Tinggi Kolong Bebas
Konsep: Event Setara Feroza
Tanggal: 29–30 Agustus 2026
Lokasi: Lapak Kolong Nusantara, Purwasaba, Banjarnegara
Juara 1: Rp25.000.000
Juara 2: Rp10.000.000
Juara 3: Rp4.000.000
Juara 4: Rp2.000.000
Juara 5–10: Uang pembinaan
BOB: Sabtu, tiket Rp300.000
Detail hadiah dan ketentuan di atas mengikuti poster event yang dibagikan dan dapat berubah berdasarkan informasi resmi panitia.
