Jadwal Lomba
Hasil Lomba
Review Merpati
APA KABAR MINATO? FM FARM KEEPERS Review Eksklusif Sang Juara 5 Brutal Roadshow Putra Tunggal Wonosobo
Wonosobo, 25 Juli 2026 – FM FARM KEEPERS kembali menghadirkan tayangan eksklusif mengenai salah satu merpati kolong bebas yang sedang menjadi perhatian para penghobi, yaitu MINATO, milik Team Putra Tunggal Wonosobo.
Merpati yang berhasil meraih Juara 5 Event Brutal Roadshow ini kini menjadi perbincangan para penghobi karena memiliki performa yang stabil serta kualitas terbang yang sangat menjanjikan.
Melalui program Review Eksklusif FM FARM KEEPERS, para penghobi dapat melihat secara lebih dekat kondisi fisik, karakter, hingga potensi yang dimiliki MINATO sebagai salah satu merpati prospek asal Wonosobo.
Tayang Perdana di YouTube FM FARM KEEPERS
Video review eksklusif “Apa Kabar MINATO?” resmi tayang pada:
📅 Sabtu, 25 Juli 2026
🕢 Pukul 19.30 WIB
Melalui tayangan ini, FM FARM KEEPERS berusaha memberikan informasi yang lebih lengkap kepada para penghobi Merpati Kolong Bebas mengenai kualitas seekor merpati yang telah membuktikan prestasinya di lapangan.
Prestasi MINATO
Merpati MINATO merupakan andalan dari Team Putra Tunggal Wonosobo.
Prestasi yang berhasil diraih:
🏆 Juara 5 Event Brutal Roadshow
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa MINATO memiliki kemampuan bersaing di level kompetitif dan masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang pada event-event berikutnya.
FM FARM KEEPERS Terus Menghadirkan Review Berkualitas
Selain memberitakan hasil lomba dan bursa transfer merpati, FM FARM KEEPERS juga secara konsisten menghadirkan review eksklusif berbagai kandang dan merpati berkualitas dari seluruh Indonesia.
Melalui liputan langsung ke kandang pemilik, penghobi dapat mengenal lebih dekat sejarah, prestasi, hingga kualitas darah (bloodline) merpati yang sedang menjadi perhatian komunitas.
Program seperti ini diharapkan dapat menjadi referensi sekaligus dokumentasi perkembangan dunia Merpati Kolong Bebas Indonesia.
Saksikan Review Lengkapnya
Review lengkap MINATO sudah dapat disaksikan melalui kanal resmi YouTube FM FARM KEEPERS yang tayang pada 25 Juli 2026 pukul 19.30 WIB.
Terus dukung FM FARM KEEPERS agar dapat terus menghadirkan liputan eksklusif, review kandang, hasil lomba, serta berbagai informasi terbaru seputar dunia Merpati Kolong Bebas Indonesia. �
Tips & Perawatan
Penyakit Merpati Kolong dan Cara Mengatasinya: Panduan Lengkap untuk Pemula
Penyakit Merpati Kolong dan Cara Mengatasinya
Merpati kolong yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk tampil maksimal saat latihan maupun perlombaan. Namun, perubahan cuaca, kebersihan kandang yang kurang terjaga, serta pemberian pakan yang tidak seimbang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, setiap penghobi maupun peternak perlu mengenali gejala penyakit sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Pada artikel ini, FM FARM KEEPERS akan membahas penyakit yang paling sering menyerang merpati kolong, penyebabnya, gejalanya, hingga cara mengatasinya.
1. Snot (Pilek pada Merpati)
Snot merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang merpati, terutama saat musim hujan atau ketika kondisi kandang lembap.
Gejala
- Keluar lendir dari hidung.
- Bersin berulang kali.
- Mata berair.
- Nafsu makan menurun.
- Suara napas terdengar berat.
Penyebab
- Infeksi bakteri.
- Sirkulasi udara kandang yang buruk.
- Perubahan cuaca ekstrem.
- Penularan dari burung lain.
Cara Mengatasi
- Pisahkan merpati yang sakit dari burung lain.
- Bersihkan kandang setiap hari.
- Berikan antibiotik sesuai petunjuk dokter hewan atau produk terpercaya.
- Tambahkan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Cacingan
Cacing dalam saluran pencernaan dapat menyebabkan kondisi tubuh merpati menurun secara perlahan.
Gejala
- Berat badan turun.
- Nafsu makan tinggi tetapi tubuh tetap kurus.
- Kotoran tidak normal.
- Burung terlihat lemas.
Cara Mengatasi
- Berikan obat cacing khusus burung sesuai dosis.
- Bersihkan tempat pakan dan minum secara rutin.
- Hindari pemberian pakan yang sudah tercemar.
3. Berak Hijau
Berak hijau bukan penyakit utama, tetapi merupakan tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan atau infeksi.
Gejala
- Kotoran berwarna hijau encer.
- Nafsu makan berkurang.
- Burung tampak lesu.
Cara Mengatasi
- Berikan air minum yang bersih.
- Tambahkan elektrolit dan vitamin.
- Pantau kondisi selama beberapa hari. Jika tidak membaik, konsultasikan ke dokter hewan.
4. Trichomoniasis (Sariawan Merpati)
Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang menyerang rongga mulut dan tenggorokan.
Gejala
- Muncul bercak kuning di mulut.
- Sulit menelan.
- Nafsu makan menurun.
- Berat badan turun.
Cara Mengatasi
- Gunakan obat antiprotozoa sesuai anjuran.
- Jaga kebersihan air minum.
- Rutin mencuci wadah pakan dan minum.
5. Cacar Merpati (Pigeon Pox)
Penyakit ini disebabkan oleh virus dan sering menyerang merpati muda.
Gejala
- Benjolan pada kelopak mata.
- Luka di sekitar paruh.
- Kerak pada kulit.
Cara Mengatasi
- Pisahkan burung yang terinfeksi.
- Bersihkan luka dengan antiseptik.
- Berikan vitamin untuk membantu pemulihan.
6. Infeksi Saluran Pernapasan
Penyakit ini sering muncul akibat perubahan suhu atau kandang yang kurang bersih.
Gejala
- Napas berbunyi.
- Mulut sering terbuka saat bernapas.
- Burung cepat lelah.
Cara Mengatasi
- Pastikan kandang memiliki ventilasi yang baik.
- Hindari kepadatan kandang.
- Berikan obat sesuai penyebab infeksi.
Cara Mencegah Penyakit pada Merpati Kolong
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga kesehatan merpati:
- Bersihkan kandang setiap hari.
- Ganti air minum minimal dua kali sehari.
- Berikan pakan berkualitas dan bergizi seimbang.
- Jemur merpati pada pagi hari secukupnya.
- Lakukan karantina pada burung baru sebelum digabungkan dengan koloni.
- Berikan suplemen dan vitamin sesuai kebutuhan, terutama menjelang musim lomba.
Kapan Harus Memisahkan Merpati yang Sakit?
Jika seekor merpati menunjukkan gejala seperti lesu, kehilangan nafsu makan, keluar lendir dari hidung, atau mengalami diare, segera pindahkan ke kandang karantina. Langkah ini penting untuk mencegah penularan penyakit kepada merpati lain sekaligus memudahkan proses pengobatan.
Kesimpulan
Mengetahui berbagai penyakit merpati kolong merupakan bekal penting bagi setiap penghobi. Dengan mengenali gejala sejak awal dan melakukan penanganan yang tepat, peluang merpati untuk pulih akan lebih besar. Kebersihan kandang, pakan berkualitas, air minum yang bersih, serta pemberian vitamin secara rutin merupakan kunci utama menjaga performa merpati tetap prima.
FM FARM KEEPERS akan terus menghadirkan informasi seputar perawatan, kesehatan, dan dunia lomba merpati kolong agar para penghobi mendapatkan panduan yang bermanfaat dan terpercaya.
Berita Terbaru
Kades Hoho Alkaf dan Lapak Kolong Nusantara Purwasaba, Banjarnegara. Event perdana Kades Hoho Cup 1 dijadwalkan 29–30 Agustus 2026.
Banjarnegara — Sosok Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf, kembali menarik perhatian. Setelah dikenal luas sebagai salah satu kepala desa dengan gaya nyentrik yang kerap viral di…
🏆 King Sulaiman Milik Faul Merpati Comal Raih Juara 1 Pra Lomba 1 Miliar, Kalahkan 1.342 Peserta
King Sulaiman Tampil Gemilang, Juara 1 Pra Lomba 1 Miliar Gondosari Cup PEKALONGAN — Persaingan sengit tersaji dalam gelaran Pra Lomba 1 Miliar Gondosari Cup feat Golden Boy SF yang…
SCORPION Resmi Take Over Rp400 Juta, Pindah Kandang dari Grendasebah ke Lucky 66 Tangerang
Portal FM – Dunia Merpati Kolong Bebas Kabar transfer burung kembali mewarnai dunia Merpati Kolong Bebas. Kali ini, perhatian tertuju pada SCORPION, salah satu merpati yang memiliki catatan prestasi di…
Sayembara Rp100 Juta! Burung “Bocah Ajaib” Milik Team Bintang Utara Hilang, Ada Imbalan Rp70 Juta bagi yang Menemukan
Portal FM – Berita Merpati Kolong Bebas Kabar kehilangan seekor merpati yang diberi nama “Bocah Ajaib” tengah menjadi perhatian di kalangan penghobi Merpati Kolong Bebas. Burung milik Team Bintang Utara…
PMKN Jatuhkan Sanksi kepada Tim 9 Naga dan Joki Tubagus William Usai Insiden Viral Merpati Kolong
Portal FM – Tangerang, 5 Agustus 2026 Persatuan Merpati Kolong Nusantara (PMKN) resmi mengeluarkan surat edaran terkait insiden yang sempat viral di media sosial setelah perlombaan merpati kolong bebas. Peristiwa…
