PEKALONGAN – Kabar hilangnya dua ekor merpati bernilai puluhan juta rupiah di Desa Bojong Wetan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, sempat membuat dunia merpati kolong bebas heboh.
Salah satu nama yang ikut menjadi perhatian adalah Gentho, merpati yang baru saja meraih Juara 4 pada event dengan total hadiah Rp1 miliar di Lapak Gondosari, Pekalongan.
Namun, berdasarkan informasi terbaru yang diterima, burung yang hilang dalam kasus pencurian tersebut dipastikan bukan Gentho.
Gentho diketahui telah kembali ke kandang Black Horse di Weleri setelah mengikuti event tersebut.
Dua Burung yang Hilang Ternyata Milik Ricky
Klarifikasi terbaru menyebutkan bahwa dua ekor merpati yang hilang merupakan burung milik Ricky, yang dikenal sebagai joki dari Team Savanna Kings.
Satu di antaranya merupakan burung milik Ricky sendiri, sedangkan satu burung lainnya merupakan burung titipan/sekolahan merpati.
Informasi mengenai identitas dua burung tersebut menjadi penting karena sebelumnya beredar dugaan bahwa burung yang dicuri adalah Gentho, mengingat terdapat kemiripan antara burung yang hilang dengan Gentho.
Dengan adanya klarifikasi ini, informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan penghobi merpati kolong bebas.
Gentho Sempat Dikaitkan dengan Kasus Hilangnya Dua Merpati
Nama Gentho menjadi perhatian karena prestasinya di event Gondosari Cup dengan total hadiah Rp1 miliar.
Gentho berhasil mengamankan posisi Juara 4 dan membawa pulang hadiah sebesar Rp50 juta.
Foto Gentho bersama penghargaan dan trofi Juara 4 juga sempat beredar luas di kalangan penghobi merpati.
Karena itu, ketika muncul kabar mengenai hilangnya dua merpati bernilai puluhan juta rupiah, muncul kekhawatiran bahwa Gentho menjadi salah satu burung yang menjadi sasaran.
Namun, informasi terbaru memastikan bahwa Gentho tidak termasuk dua burung yang hilang.
Gentho disebut sudah kembali ke kandang Black Horse di Weleri.
Dengan demikian, kabar mengenai “Gentho hilang” yang sebelumnya beredar perlu dikoreksi.
Kasus Pencurian Tetap Ditangani Polisi
Terlepas dari identitas Gentho, kasus pencurian dua merpati tersebut memang terjadi di Bojong, Kabupaten Pekalongan.
Media lokal Radar Pekalongan melaporkan bahwa pencurian terjadi pada Jumat malam, 4 September 2026, di rumah korban yang berada di belakang Balai Desa Bojong Wetan. Dua ekor merpati dibawa kabur dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp70 juta.
Polsek Bojong menerima laporan tersebut melalui Call Center 110 Polres Pekalongan dan kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Dari pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku masuk melalui jendela. Bingkai jendela diduga dicongkel dari bagian luar tanpa memecahkan kaca. Daun jendela bahkan ditemukan telah dilepas dan diletakkan di bagian luar rumah.
Petugas juga menemukan balok kayu di dekat jendela yang diduga digunakan sebagai pijakan untuk membantu pelaku masuk ke dalam rumah.
Setelah berhasil masuk, pelaku menuju kandang besi tempat burung disimpan dan membawa kabur dua ekor merpati.
Nilai Dua Burung Ditaksir Rp70 Juta
Menurut keterangan yang disampaikan kepada polisi, dua merpati yang hilang memiliki nilai yang cukup tinggi.
Satu burung ditaksir mencapai Rp20 juta, sedangkan satu lainnya sekitar Rp50 juta.
Jika digabungkan, nilai keduanya mencapai sekitar Rp70 juta.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan. Foto spesifik kedua burung yang hilang juga diminta untuk membantu proses identifikasi.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi juga menyisir rekaman CCTV di sekitar permukiman untuk mencari petunjuk mengenai identitas maupun pergerakan pelaku.
Klarifikasi Penting untuk Penghobi Merpati
Dengan adanya informasi terbaru tersebut, dapat disimpulkan bahwa:
- Gentho bukan burung yang hilang.
- Gentho merupakan Juara 4 event total hadiah Rp1 miliar.
- Gentho dikabarkan sudah kembali ke kandang Black Horse di Weleri.
- Dua burung yang hilang merupakan milik Ricky, joki Team Savanna Kings.
- Salah satu burung merupakan milik Ricky.
- Satu lainnya merupakan burung titipan/sekolahan merpati.
- Dua burung tersebut menjadi objek pencurian di Bojong.
- Total nilai kedua burung ditaksir mencapai Rp70 juta.
- Polisi Polsek Bojong masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi para penghobi merpati kolong bebas untuk meningkatkan keamanan kandang, terutama setelah mengikuti event besar. Burung dengan kualitas dan nilai tinggi tentu memiliki risiko menjadi sasaran pencurian.
Untuk sementara, masyarakat maupun penghobi merpati diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, khususnya terkait identitas burung yang hilang.
📌 KOREKSI INFORMASI
FM FARM KEEPERS mengoreksi pemberitaan sebelumnya mengenai kabar hilangnya Gentho.
Dalam informasi sebelumnya, Gentho disebut sebagai salah satu burung yang hilang. Setelah mendapatkan informasi terbaru, Gentho dipastikan bukan burung yang hilang dan telah kembali ke kandang Black Horse di Weleri.
Burung yang hilang merupakan burung milik Ricky dari Savanna Kings, termasuk satu burung milik Ricky dan satu burung titipan/sekolahan.
Koreksi ini dibuat agar informasi yang beredar di kalangan penghobi merpati kolong bebas tidak menimbulkan kesalahpahaman.
